Saturday, March 7, 2009

Kereta Api 3 (mencari jodoh)

Bagi anda yang tiap hari menggunakan jasa angkutan massal ini pastinya tahu betul bagaimana perilaku para "member-nya" ini.
Ada banyak pengguna kereta api ini yg berangkat diwaktu yg sama dengan orang-orang yg sama dg tujuan yg sama, bahkan dg gerbong yg sama, begitu pula ketika hendak pulang kejadiannya nyaris sama. Intensitas pertemuan yang begitu tinggi ini, tidak disadari menyebabkan seseorang mau tidak mau sebagai mahluk sosial akan mengenal satu sama lain dg cara sengaja ataupun tidak.
Dari perkenalan ini akan menciptakan berbagai hubungan, bisa hubungan bisnis, hubungan sosial, hubungan pertemanan, hingga hubungan asmara. Yang terakhir saya sebut sangat umum terjadi di tempat ini, dari yg cuma iseng-iseng hingga yg serius masuk ke jenjang pernikahan, dalam hal ini jumlahnya tidak bisa dikatakan sedikit. Saya punya beberapa orang teman yang mendapatkan jodohnya di angkutan kereta api ini, ibarat pepatah jawa "witing tresno jalaran soko kulino" yg kalau di terjemahkan bahwa "rasa cinta tumbuh karena sering bertemu" begitu kata mereka.
Bagaimana tidak, setiap hari bertemu mulai dari obrolan biasa, curhat tentang kerjaan, curhat tentang keluarga, hingga curhat tentang mantan pasangan, jadilah orang yg baru dikenal di kereta api ini sebagai teman dekat, yg kemudian menjadi teman hidup. Ada pula versi lain, yaitu bertemu teman lama semasa di bangku kuliah, atau teman SMA, SMP, SD atau bahkan sewaktu taman kanak kanak, yg waktu itu masih katro bin ndeso
sekarang tampak berbeda lebih gagah/molek, sudah intelek, udah ga gaptek pintar dandan/bersolek pokoknya sangat berbeda. Biasanya obrolan dimulai dari tannya kabar teman-teman seangkatan, para guru, dan alumnus tercinta. Obrolan di lanjutkan dg mengenang masa lalu dan seterusnya dan seterusnya, yg pada akhirnya mempunyai "ending" yg sama dg versi yg pertama.
Ada juga dengan cara "tidak langsung", berkenalan dg seseorang yg kemudian mengenalkannya/menjodohkannya dg anaknya, adiknya, kakaknya, Oom -nya, tantenya, saudaranya, temannya atau bahkan mantan pasangannya, semua bisa saja terjadi. Jadi tidak salah toh' kalau kereta api dikatakan biro jodoh??

2 comments:

Iskandariyan said...

Kayanye lue cinta mati ama 'benda panjang item' ini bozz..berarti lue lbh cinta kereta dunk drpd bini lu..2000-2009 adalah waktu yg lama sbg penumpang kereta..udah keunal dunk ama smua masinis kereta jrsan serpong

PS Holic said...

anjrit om iskandar... 'benda panjang item'.... weww.... hehehehe... kang salam knal yupp :)