Monday, February 16, 2009

Ngerepotin

Kalau dipikir-pikir dari lahir hingga sekarang punya 2 anak, saya rasanya sering bikin repot orang tua. Waktu masih kecil mungkin wajar jika segala macam kebutuhan dan urusan di cukupkan orang tua saya, tapi ketika sudah beranjak dewasa bahkan sudah ada yg manggil abi, rasanya jelas ga enak. Memang bukan tanpa alasan hal tersebut terjadi, orang tua saya termasuk kategori orang yg seneng direpotin anak-anaknya terutama saya, karena mungkin saya tinggal paling jauh dibanding saudari-saudari saya yg lain sehingga kami terutama istri dan anak-anak saya relatif jarang berkunjung kerumah orang tua di serpong, kadang kala ketika pulang kerumah orang tua sering kali saya sudah dijemput didepan stasiun kereta serpong.
Terakhir ini saya dg rekan-rekan ada proyek yg mengharuskan saya harus trial di rumah orang tua saya dan mereka sangat antusias membantu kami dari tenaga, pikiran, biaya serta prasarana dan itu tidak cuma sekali itu berlangsung 5 kali, artinya sudah 5 minggu ini saya dan rekan-rekan merepotkan orang tua saya, tapi yang namanya orang tua thdp anak tak ada kata pamrih, yang ada saya malah dikasih bonus ucapan do'a agar apa yg saya lakukan berhasil dan itu di ucapkan ketika pipi saya menempel di pipi mereka untuk minta pamit.
"duh Gusti bagaimana saya harus membalas budi baik mereka?"

1 comment:

Iskandariyan said...

emang lue sering ngerepotin gw,,apalagi kalau lagi mau sholat pasti sendal gw ilang.