Namaku Ina Aryana, aku lahir di Serpong 30th yg lalu, dengan 2 saudari kandung, kakakku Ani Aryani dan Astri Aryanti adikku. Bapakku bernama Asjuk bin Senan bin Lepay bin Silun bin fulan, sedang ibuku bernama Idah binti Adih bin Saimin bin fulan.
Aku menikah tahun 2005 dg Elly Nafiatul Hikmah,SE. dan hingga sekarang baru dikaruniai 2 orang anak lucu-lucu yang pertama bernama sayyid abdurrahman ibnu zuhdi biasa dipanggil "abang saiz" dan yg kedua "sicantik" nasywa raihanah martiza zuhdi. Kedua nama belakang anaku
Bernama zuhdi berasal dari namaku yg lain "ahmad zuhdi" yg diberikan seorang ulama hafizul Qur'an (hapal quran 30 zuz) bernama syekh yusuf azhari yg tak lain adalah kakek dari istriku.
Dari lahir hingga SMA aku besar diserpong sempat kuliah dibogor dan menyelesaikaan kuliah S1 di jakarta pusat, dan aku memang keturunan USA (Urang Serpong Asli).
Serpong dimasa aku anak-anak dulu adalah suatu desa yg nyaman bagi anak kecil spt aku, banyak tempat bermain dan didukung dg kekayaan alam yg melimpah, sehingga jarang sekali aku membeli mainan yg sudah jadi di warung atau toko karena biasanya aku membuatnya dg bahan yg ada di sekitar rumah. Lapangan bola ada dimana-mana, pohon buahpun boleh dipetik jika sudah benar-benar matang, kebun, semak, tanah lapang adalah tempat yg asyik untuk bermain perang-perangan dg teman-temanku apalagi dilakukan diwaktu hujan tambah seru, dan yang paling seru adalah setelah pakaian kotor+basah kita ga langsung pulang tapi kita pergi ke sungai yang memiliki 2 air terjun indah yg dinamai pelayangan, dilokasi ini sering dijadikan lokasi syuting film dan yg paling terkenal adalah film si Pitung dan film si Gobang. Wajar jika tempat ini dipilih karena memang alamnya sungguh eksotis dg nuansa etnik betawi karena memang pada kenyataanya penduduk asli serpong umunya adalah keturunan suku betawi yg berbaur dg suku banten dan aku rasa mungkin seperti itu pula asal muasal penduduk tangerang secara umum karena memang secara geografis tangerang terletak antara jakarta(betawi) dan banten.
Masa kecilku sungguh indah menghabiskan sebagian waktu kecilku dg bermain bermain dan bermain, yg ada dikepalaku saat itu main apa, main dimana dan main dg siapa saja hari ini. jarang sekali aku melakukan aktivitas belajar seperti keponakanku fiya sekarang, tapi Alhamdulillah untuk peringkat kelas hingga SMP masih masuk 3 besar. Itulah sekelumit tentang masa kecilku yg indah dan desa serpong tercinta.
Serpong kini telah menjelma menjadi kota yg hiruk pikuk dan aku rasa perubahan ini dimulai pd akhir dekade 80an ketika PT. Bumi Serpong Damai mengembangkan perumahannya di kecamatan Serpong yg hingga kini wilayahnya mungkin telah lebih dari 50% wilayah serpong itu sendiri, aku sendiri saat ini tinggal di jakarta tepatnya di pulo gadung, karena memang tempat kerjaku berada di kawasan industri pulo gadung dan sudah hampir 9 tahun aku tinggal dikota ini. Sejujurnya untuk visiku kedepan aku akan tinggal bersama keluarga di tanah kelahiranku di Serpong dan aku harap itu tidak terlalu lama lagi.
Saturday, February 14, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment